Skip to content

Nukleus

7 September 2009

Nukeus (sumber: elliottecell.com)

Nukeus (sumber: elliottecell.com)

Nukleus sering kita kenal dengan nama inti sel. Nukleus pertama kali dikenalkan oleh Brown pada tahun 1831 yang mengamati sel-sel tumbuhan. Struktur nucleus sel tumbuhan (eukariot) mempunyai inti sel yang jelas ketika diamati, karena bahan-bahan inti yang ada di dalam nucleus dibatasi oleh membran inti (karyotheca), yaitu struktur membran phospolipid bilayer mirip dengan struktur membran plasma.

Nukleus memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan sebuah sel. Peranan nucleus dalam hal ini adalah untuk mengatur dan mengontrol segala aktifitas kehidupan sel serta membawa informasi genetik yang diturunkan ke generasi berikutnya. Informasi genetik ini disimpan dalam suatu molekul polinukleutida yang disebut DNA (Deoxyribonucleic acid). DNA pada umumnya tersebar di dalam nucleus sebagai matriks seperti benang yang disebut kromatin. Ketika sel akan memulai membelah, kromatin akan berkondensasi membentuk struktur yang lebih padat dan memendek yang selanjutnya disebut kromosom. Kromosom tersusun atas molekul DNA dan protein histon. Struktur di dalam nucleus yang merupakan tempat berkonsentrasinya molekul DNA adalah nucleolus (anak inti.). Nucleolus berperan sebagai tempat terjadinya sintesis molekul RNA (Ribonucleic acid) dan ribosom. RNA merupakan hasil salinan DNA yang akan ditransfer ke sitoplasma untuk diterjemahkan menjadi rantai asam amino yang disebut protein.

Struktur Nukleus (Sumber: becomehealthynow.com)

Struktur Nukleus (Sumber: becomehealthynow.com)

Membran inti

Membrane inti atau selubung inti merupakan struktur pembatas materi initi sel dengan sitoplasma. Struktur membran inti saat diamati di bawah mikroskop electron tampak sebagai dua lapisan membran yang masing-masing dipisahkan oleh celah sebesar 20-30 nm. Struktur membran inti juga dilengkapi dengan lubang-lubang yang disebut porus nuclearis, yaitu lubang pada selubung inti yang menghubungkan nucleolus dengan sitoplasma. Sel melalui lubang-lubang ini dapat mentransfer substansi sel yang berada di dalam nukleus ke luar nucleus (sitoplasma). Substansi sel yang ditransfer ke luar sel adalah molekul RNA yang berkaitan erat dengan sintesis protein di sitoplasma. Sintesis protein dilakukan di luar inti sel (sitoplasma), tepatnya sintesis terjadi di salah satu organel yang ada di sitoplasma, yaitu ribosom.

Struktur Membran Inti (sumber: micro.magnet.fsu.edu)

Struktur Membran Inti (sumber: micro.magnet.fsu.edu)

Struktur Pori Nuklues (Sumber: micro.magnet.fsu.edu)

Struktur Pori Nuklues (Sumber: micro.magnet.fsu.edu)

Nukleolus

Struktur nucleolus (anak inti) akan terlihat di bawah pengamatan mikroskop electron sebagai sebuah atau lebih bangunan basofil yang berukuran lebih besar daripada ukuran butir-butir kromatin. Nukleolus merupakan tempat berlangsungnya transkripsi gen yang dari proses tersebut didapatkan molekul rRNA. rRNA adalah salah satu jenis RNA yang merupakan materi penyusun ribosom. Molekul rRNA yang baru terbentuk segera dikemas bersama protein ribosom untuk dikeluarkan dari inti sel. Transkripsi molekul rRNA di dalam nucleolus menjamin terbentuknya molekul ribosom yang ada di dalam sitoplasma. Untuk kebutuhan tersebut, maka di dalam anak inti terdapat sejumlah potongan-potongan DNA (rDNA) yang ditranskripsi menjadi rRNA secara berulang-ulang dan berjalan sangat cepat dengan bantuan enzim RNA polymerase I. Potongan-potongan DNA tersebut dinamakan nucleolar organizer. Kandungan RNA dalam anak inti jika dibandingkan dengan bagian lain dari inti sel adalah tidak tetap, yaitu diperkirakan 5%-20%.

Nukleolus (Sumber: ibiblio.org)

Nukleolus (Sumber: ibiblio.org)

Kromatin dan kromosom

Kromatin pada saat interfase tampak sebagai butir-butir yang tersebar pada seluruh inti tanpa adanya benang-benang kromosom. Namun sebaliknya, jika inti sel sedang bermitosis buti-butir kromatin tidak terlihat dan akan tampak benang-benang kromosom. Istilah kromosom diperuntukan bagi kromatin yang membentuk gambaran sebagai batang-batang halus saat pembelahan sel. Kromosom tersusun atas molekul DNA (16%), RNA (12%) dan nucleoprotein (72%). Nukleoprotein sendiri tersusun atas berbagai jenis protein, yaitu protamin, histon, nonhiston dan berbagai enzim di antaranya polymerase DNA dan RNA.

Kromatin dan Kromosom (sumber: micro.magnet.fsu.edu)

Kromatin dan Kromosom (sumber: micro.magnet.fsu.edu)

Kromatin, Kromosom dan DNA

Kromatin, Kromosom dan DNA

DNA

Molekul DNA dikenal sebagai materi genetik yang menyimpan semua informasi penting tentang segala aktivitas sel yang harus dilakukan melangsungkan sebuah kehidupan. DNA atau Deoxyribonucleic acid diibaratkan sebagai perpustakaan besar yang didalamnya terdapat buku-buku penting (gen) dan tersimpan rapi di dalam inti sel. Molekul DNA memiliki struktur berupa dua untai polinukleutida (double strand) yang masing-masing untai polinukleutida tersusun atas rangkain nukleutida dalam bentuk deoksiribonukleutida. Setiap molekul nukleutida terdiri atas tiga gugus, yaitu gugus gula pentosa dalam bentuk deoksibosa, gugus fosfat dan gugus basa nitrogen.

Struktur Untai Ganda DNA (sumber: sinauislam)

Struktur Untai Ganda DNA (sumber: sinauislam)

Struktur DNA (Sumber:library.thinkquest.org )

Struktur DNA (Sumber:library.thinkquest.org )

About these ads
12 Komentar leave one →
  1. 7 September 2009 09:27

    Bagus ‘nan. Ayo rajin terus, biar blog ini jadi blog referensi biologi yang andal.

    @kang duto
    sip kang. mohon doanya dan masukannya…..
    mudah-mudahan blog ini terus berkembang. beberpa halaman dan kategori saya rubah untuk lebih menarik dan pas sebagai web biologi yang handal.
    thanks

  2. fitri permalink
    23 September 2009 09:35

    thnx iaaa,,,

    @fitri
    sama..sama////
    jagan lupa isi buku tamunya….

  3. melda nismayanti permalink
    8 Oktober 2009 06:51

    penjabaran yang cukup detail. thanks ya.

  4. fince permalink
    14 November 2009 10:18

    good good !!!!! thankz … nambah ilmu lagi ni ttang nukleus !!!

    @fince
    selamat datang di wordbiology
    salam

  5. fitri permalink
    1 Desember 2009 04:17

    mahasiswa uit paling cute se universitas

  6. ria permalink
    1 Desember 2009 09:25

    thanks informasinya membantu saya menyelesaikan tugas kuliah

  7. zizh permalink
    2 Desember 2009 13:03

    thank y…mdh2 tmbah kren blog slnjukx

  8. 20 Desember 2009 01:52

    Menarik sekali penjelasannya. Mari bertukar Link sesama Blog Biologi,..

  9. FANI permalink
    13 Maret 2010 05:57

    sungguh detail bged………
    perbaharui tyuz tg artikel biology……..

  10. ~ye~ permalink
    28 Maret 2010 03:15

    thax iaaaaahhhh….

  11. 22 Oktober 2012 21:16

    assalamu’alaikum
    bagus juga nih, boleh ku pelsjsri juga ni
    terimakasih atas ilmunya ya/

  12. 1 September 2013 19:02

    Asalamualaikum syukron yah atas ilmunya:-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: